Selasa, 15 Maret 2011

PENGANTAR TEKNIK PERTAMABANGAN (PTP)

Yang menjadi ruang lingkup materi mata kuliah Pengantar Teknik Pertambangan adalah:
- Istilah dalam dunia Pertambangan, meliputi Tambang Terbuka (Surface Mining), Tambang Bawah Tanah (Underground Mining), dan Tambang Bawah Air (Under Water Mining).
- Sistem Pertambangan.
- Equipment (Peralatan yang digunakan dalam melakukan aktivitas pertambangan).
- Aktifitas Penambangan.

Alasana melakukan Pertambangan, yakni karena adanya mineral yang berguna untuk kehidupan.
Tujuan Pertambangan sendiri yaitu untuk membawa mineral dari dalam bumi (tanah) ke permukaan, sehingga dapat digunakan untuk kehidupan.
Ruang Lingkup mata kuliah Pengantar Teknik Pertambangan: Pengantar Ilmu Pertambangan adalah, ilmu yang mempelajari tentang Pencarian, Penambangan, Pengolahan, dan Penjualan mineral-mineral yang memiliki nilai ekonomis.



*Prospeksi adalah kegiatan penyelidikan, pencarian mineral-mineral yang memiliki nilai ekonomis. Seiring berjalannya waktu dan kemajuan teknologi tentunya, Prospeksi dalam dunia pertambangan tidak lagi digunakan. Namun lebih cenderung menggunakan metode Eksplorasi yang lebih akurat. Yang menjadi objek dalam kegiatan Prospecting suatu wilayah adalah Outcrop. Dalam dunia pertambangan sering kali kita dengar "sudah prospek", hal ini sama artinya dengan menyatakan sudah bernilai ekonomis.

Prospeksi (Prospecting) >> Eksplorasi (Eksplorating, lebih akurat, dan data yang diperoleh meliputi: kulitas, kuantitas, letak, jenis, dll) >> Evaluasi (kaitannya dengan segala Aspek, seperti Lingkungan, Teknologi, Ekonomi, dan Masyarakat Sekitar) >> Eksploitasi (Penambangan) >> Pengolahan (Orl Dressing, Metalurgi) >> Pemasaran.

Kegiatan-kegiatan Eksploitasi:
- Loosening, kegiatan penggemburan/penghancuran material penutup.
- Loading, kegiatan pemuatan material ke alat pengangkut. Alat yang digunakan Excavator.
- Hoaling, kegiatan pengangkutan. Alat yang digunakan Dump Truck.
- Road Maintenece, kegiatan perawatan jalan.
- Spreading, kegiatan pemerataan material pasca penggalian.

ISTILAH UMUM DALAM DUNIA PERTAMBANGAN 26 Oktober 2009

Istilah Satuan Material:
- BCM (Bank Cubic Meters), satuan material dalam keadaan sesungguhnya di alam. (dalam meter cubic).
- LCM (Loose Cubic Meters), satuan material dalam keadaan telah dibongkar. (dalam meter cubic).
- MT (Metrik Ton), satuan berat (Ton) setelah ditimbang, biasanya untuk batubara.
- jam, Menit, Detik, satuan waktu yang lazim digunakan dalam kegiatan tambang untuk selang waktu yang dibutuhkan oleh satu unit aktifitas penambangan.
- BJM jam, satuan produksi alat tiap satu jam. (Tingkat Produktifitas).
- Meter Cubic per jam, satuan untuk menghitung kemampuan pompa.
- Mm, satuan yang digunakan untuk mengukur curah hujan.

Istilah di Departemen Produksi:
- Land Clearing, penebasan pohon atau pembersihan lahan.
- Loosening, pembongkaran atau penggemburan material.
- Loading, pemuatan ke alat angkut (Truck).
- Hauling, pengangkutan material.
- Road Maintenence, perawatan jalan.
- Spreading, pendorongan dan pemerataan jalan.
- Loading Point, tempat kegiatan pemuatan berlangsung.
- Front, tempat alat melakukan kegiatan.
- Grade, kemiringan jalan (tanjakan dan turunan). Dinyatakan dalam persen.
- Disposal, tempat penimbungan material (Overburden).
- Overburden, material yang menutupi mineral galian.
- Interburden, material diantara dua lapisan.
- Striping Ratio (SR), perbandingan OB dengan mineral galian.
- Productivity, tingkat produktifitas yang dihasilkan alat.
- Utilization (Utilisasi), jam operasi unit (satuan jam per persen) jam yang beroperasi.

SISTEM-SISTEM PENAMBANGAN 9 November 2009

Ciri utama dari dunia penambangan, bahwa:
- Endapan bersifat "Wasting asses", atau tidak dapat diperbaharui.
- Penyebaran mineral yang tidak merata.

Faktor yang mempengaruhi Sistem Penambangan:
- Sifat dan Karakteristik mineral, seperti Ukuran, bentuk, letak, dan kedalamannya.
- Sifat fisik dan lingkungan pengendapan. (Faktor ekonomi dan lingkungan).

Sistem Penambangan pada umumnya dibedakan menjadi:
- Tambang Terbuka.
- Tambang Bawah Tanah.
- Tambang Bawah Air.

*Shaft adalah, lubang bukaan pada tambang bawah tanah yang relatif tegak lurus, berfungsi menghubungkan permukaan ke endapan tambang.
*Tunel adalah, lubang bukaan pada tambang bawah tanah yang relatif horisontal, yang berfungsi menghubungkan permukaan dengan endapan mineral.
*Adut adalah lubang bukaan yang menembus di salah satu bibir.
*Level adalah jarak antara dua grid lubang yang dibuat teratur (spasi) secara vertikal.
*Raise adalah lubang yang menghubungkan dua buah level dari bawah ke atas.
*Winze adalah lubang yang menghubungkan dua buah level dari atas ke bawah.
*Collar Shaft adalah bagian paling atas dari Shaft yang diperkuat dengan beton.
*Floor adalah lantai dasar penambangan.
*Wall adalah dinding penambangan.
*Roof adalah bagian atas ruang tambang.

Tambang Terbuka adalah tambang dimana aktifitas pertambangannya berhubungan lansung dengan alam terbuka atau udara bebas.

Tambang Bawah Tanah
Klasifikasi tambang bawah tanah berdasarkan penyanggannya dibagi menjadi:
- Untuk batubara (Long Wall Method dan Room and Pilar Method).
- Untuk endapan bijih (Underground Glory Hole, Gophering, dan Srinkage Stoping).


PEMBONGKARAN BATUAN ATAU ENDAPAN BIJIH 16 November 2009

Seringkali endpan batuan ataupun endpan bijih memiliki tingkat kekerasan yang begitu tinggi, dan tidak dapat langsung di angkut ke dumptruck. Maka untuk mengatasinya maka diperlukan alat-alat khusus. Alat-alat tersebut antara lain:
- Kabel Pemotong, digunakan untuk batuan yang sangat keras, dan agar ukurannya terjaga (tidak hancur).
- Alat Bor dan Bahan Peledak:
Alat Bor.
Dengan menggunakan alat bor, pemecahan batuan dibedakan menjadi Manually Driven (Auger Drill, Empire Drill, Church Drill, dan bor mesin smprot), Machine Driven (Percusive Drill, Church Drill, Hammer Drill, Rotary Drill, Hydraulic Drill, Diamond drill, Chilled Drill, Turbo, dan Jet Pierce), dan yang terakhir Manually Driven (seperti Bangka Bor).
Sedangkan pembahasan tentang bahan peledak, akan lebih rinci di bahas pada mata kuliah Peledakan.

Faktor pertimbangan dalam memilih alat bor antara lain:
- Harga.
- Kedalaman dan Ukuran.
- Jenis Formasi.
- Jenis-jenis data yang ingin diperoleh.
- Kecepatan.
- Pengangkutan alat ke lokasi.
- Biaya yang tersedia.

sumber : http://www.aabimut27.co.cc

0 koment:

Poskan Komentar